24 November 2016
Elektro Mega Project: “Light for Life”
Elektro Mega Project kali ini merupakan projek perdana HMJ TE UPH dengan mengambil tema “Light for Life”, terinspirasi oleh Matius 5:13-16 -kita adalah garam dan terang dunia, di mana sebagai manusia, kita harus menjadi berkat bagi orang lain.

Mahasiswa Teknik Elektro UPH

 

Community service merupakan bagian dari pendidikan holistis dalam bentuk kepedulian untuk masayarakat atau komunitas di sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Elektro UPH, yang dilaksanakan pada  tanggal 27 Juni - 1 Juli 2016 dalam kegiatan yang dinamai Elektro Mega Project (EMP).

Elektro Mega Project kali ini merupakan projek perdana HMJ TE UPH dengan mengambil tema “Light for Life”, terinspirasi oleh Matius 5:13-16 -kita adalah garam dan terang dunia, di mana sebagai manusia, kita harus menjadi berkat bagi orang lain.

“Ada dua projek yang menjadi fokus dari program HMJ TE, pertama ditujukan untuk lingkungan di dalam kampus dan kedua untuk menjangkau komunitas di luar kampus. Untuk lingkungan di dalam kampus, setelah melakukan survei, kami melihat kebutuhan penerangan untuk akses dari kampus gedung D menuju dorm mahasiswa/mahasiswi Teachers College. Sedangkan di luar kampus, ditujukan untuk pendidikan anak-anak kurang mampu. Kami bekerjasama dengan komunitas anak jalanan di daerah Tangerang yang dekat dengan lokasi kampus, “Save Street Child (SSC)” dan “Komunitas Keluarga Anak Langit.” Kata Andi Coandi Parlindungan, Ketua HMJ Teknik Elektro 2015/2016.

Untuk menyelesaikan masalah penerangan, mahasiswa/mahasiswi Teknik Elektro berinisiatif untuk membangun sistem penerangan independen dan hijau, di mana sumber energi penerangan ini mengandalkan energi matahari dengan bantuan solar panel dan bersifat off-grid, sehingga sama sekali tidak membebani sistem listrik di UPH. Sistem penerangan solar panel ini dibangun sebanyak dua tiang yang pemasangannya memakan waktu selama empat hari, dari tanggal 27 hingga 30 Juni 2016. Tiang disumbangkan oleh Biro Fasilitas UPH, sementara desain dan perakitannya dikerjakan oleh mahasiswa Teknik Elektro secara mandiri dengan mengandalkan pengetahuan yang diperoleh di kelas.

Selain proses pembuatan konsep dan pemasangan, para mahasiswa yang tergabung dalam HMJ juga melakukan pencarian dan pengumpulan dana secara mandiri.

Sementara untuk projek di luar kampus, mahasiswa Teknikl Elektro mengadakan program pengenalan robotic kepada anak-anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di komunitas SSC melalui permainan robot sumo yang dibuat oleh mahasiswa/mahasiswi Teknik Elektro, pada tanggal 26 Juni 2016. Selanjutnya pada tanggal 29 Juni 2016, mahasiswa mengadakan workshop untuk Komunitas Keluarga Anak Langit,  usia SMP dan SMA, dengan memberikan workshop tentang pemanfaatan energi matahari dengan solar panel, dan memberikan tutor singkat kepada anak-anak tersebut untuk membuat rangkaian lampu dengan sensor cahaya (lampu yang akan menyala otomatis di saat gelap).

Dengan berbagi apa yang yang dimiliki sebagai insan Teknik Elektro, mahasiswa berharap dapat menanamkan pentingnya pendidikan kepada generasi penerus bangsa dan berharap dapat menjadi sumber inspirasi bagi masa depan mereka.

“Melalui acara EMP ini kami juga HMJ bertujuan  untuk mengajak mahasiswa dan mahasiswi UPH ikut berbagi bersama melalui penyumbangan buku bekas untuk komunitas anak jalanan tersebut, juga dengan membeli tiket donasi dari acaraClosing Ceremony EMP,” ungkap Andi .

“karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;” Filipi 2:2-3

 

Sistem Penerangan Bertenaga Surya oleh Mahasiswa Teknik Elektro UPH

 

Mahasiswa Teknik Elektro UPH Melakukan Pelayanan Bersama Komunitas anak jalanan di Tangerang

 

(UPH Media Relations)